The Abandoned Blog

This is sunday morning, but I’m bored. Let’s just talk about boring topics.

Saya mengenal blog sekitar tahun 2006, lagi browsing-browsing ketemu semacam buku harian online. Interesting. Saya nggak tau kalo di internet ada yang model beginian. Taunya ya browsing nggak jelas aja. Jadinya saya ikut-ikutan bikin blog di blogger. Yang ditulis juga nggak jelas apaan.

Blog pertama saya itu masih ada sampai sekarang, nggak saya hapus. dan kebetulan juga nggak dihapus sama blogger. Setelah blog pertama itu, saya mulai membuat beberapa blog lagi. Di wordpress.com dan Yahoo 360 yang sekarang sudah discontinued.

Lalu datanglah facebook dan twitter.

Dunia blogging yang dulunya cerah ceria, tiba-tiba terlihat suram. Hahahaha..

Orang-orang yang dulunya rajin menulis di blog, kini beralih ke FB dan twitter. Lebih mudah, lebih cepat, lebih mobile, nggak perlu nunggu inspirasi kalo mau nulis. Blog-blog pada terlantar.

Termasuk blog saya.

Sampai akhirnya, pada tahun 2011 saya mulai menulis di blog ini. Waktu itu lagi ada promo nama domain dan hosting di salah satu seller lokal. Dengan modal nggak sampai 100 ribu, saya bisa dapat hosting plus domain selama satu tahun. Such a nice bargain. Paling nggak, blog saya udah nggak gratisan lagi, dan ada nama saya di alamat webnya. meskipun tld-nya cuman web.id ­čÖé

Lantas, setelah (secara teknis) bertahun-tahun menulis (meskipun lebih banyak nggak nulisnya), kok rasanya belum ada yang signifikan tulisan saya ya?

Yang kacau lagi, ternyata hosting blog sendiri itu rawan. Blog pertama saya selamat sampai berumur 7 tahun sekarang, tapi blog ini sudah 3 kali terhapus.

Yang pertama kena hack. Apes.

Yang kedua gara-gara nyoba-nyoba hosting luar, pas migrasi malah hilang semua tulisannya. Nggak ngerti cara mindahin blog sih.

Trus yang barusan, gara-gara lupa bayar perpanjangan hosting, jadi nggak bisa diakses. Akhirnya balik lagi ke hosting lama. udah deh, ini yang terakhir.

Saya (rencananya) mau nulis yang bermanfaat aja. Biar bisa jadi amal. Kalo khilaf ya nulis yang nggak jelas juga sih, kayak postingan yang ini. Mudah-mudahan nggak sering khilaf. Hehehe..

So, welcome back to myself. I won’t abandon this blog anymore. Hopefully.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *