Pesawat Tempur Indonesia, Armada Pelindung Nusantara

Pesawat Tempur Indonesia Sukhoi Su-30 Flanker C

Sebelum berbicara mengenai armada pesawat tempur Indonesia, kita bicara soal ukuran-ukuran yang dimiliki oleh negara kita dulu ya 🙂 Negara kita memiliki luas 1,904,569 km2, menjadikan Indonesia sebagai negara paling luas ke-15 di seluruh dunia. 13.487 pulau yang tersebar di seluruh nusantara membuat Indonesia mendapatkan gelar sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Belum lagi jumlah penduduk terbanyak nomor 4 sejagat dengan jumlah penduduk 237.641.326 jiwa.

Begitu besarnya negeri ini, jika dibandingkan dengan dua negara yang pernah menjajah kita, yakni Jepang dan Belanda, maka luas Indonesia adalah 5x luas Jepang dan 45x luas Belanda! Sulit dibayangkan, Indonesia dijajah 350 tahun oleh bangsa yang ukurannya hanya 2% Indonesia. Tapi faktanya memang begitu.

Agar kedaulatan negara kita tidak pernah disenggol-senggol lagi, penting agar kita memiliki armada militer yang kuat. Salah satunya adalah dengan memperkuat armada pesawat tempur Indonesia yang kita miliki. Luasnya  wilayah yang harus dilindungi seharusnya diimbangi dengan koleksi pesawat tempur yang memadai, tapi itu belum bisa diwujudkan. Meskipun armada udara kita tidak terdiri dari pesawat tempur tercanggih, tapi koleksi pesawat tempur Indonesia (katanya) masih bisa bersaing dengan negara tetangga (Timor-timur kali maksudnya, hehe..).

Sampai saat ini pesawat tempur Indonesia tercanggih hanyalah pesawat Sukhoi Su-30, dan 24 buah pesawat hibah F16 block 32+ yang belum selesai proses hibahnya dari Amerika Serikat.

Oke, Lantas apa saja daftar pesawat tempur Indonesia yang kita miliki? Ini dia armada udara kebanggaan kita:

F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur Indonesia F-16 Fighting FalconIni adalah jet tempur kharismatik. Sebagai salah satu jet tempur generasi ke 4 yang paling populer, Tentu suatu kebanggaan ketika kita memiliki pesawat tempur jenis ini. Superior dalam dogfight, Efektif dalam Air to Ground attack, tidak mengherankan banyak negara yang memakai pesawat tempur tipe ini.

Mulanya kita memiliki 12 unit pesawat tempur tipe ini yang dibeli pada tahun 1989, namun kini hanya tersisa 10 unit karena 2 buah sudah hancur akibat kecelakaan yang tidak ada kaitannya dengan pertempuran.

10 pesawat tempur Indonesia yang tersisa kini bermarkas di skuadron udara 3 “Sarang Naga” di pangkalan udara Iswahjudi.

Sukhoi Su-27 Flanker

Pesawat Tempur Indonesia Sukhoi Su-27 FlankerPesawat tempur buatan Rusia ini dibeli pada tahun 2003 dengan susah payah (ingat sukhoi gate?) sebanyak 2 unit, ditambah 2 unit dari tipe Su-30. Dibeli dimasa sulit saat perekonomian kita belum pulih benar akibat krisis berkepanjangan dan disaat Amerika Serikat dengan semena-mena mengembargo persenjataan kita. Pada september 2010, sebanyak 3 unit lagi Su-27 SKM didatangkan dari rusia, melengkapi jumlah armada Su-27 menjadi 5 unit.

Sebagai pesawat tempur yang diproduksi pertama kali 30 tahun yang lalu, Su-27 bukanlah pesawat super hebat, tapi setidaknya kemampuannya setara dengan F-15 Eagle. Selama pilot yang mengendalikannya piawai, dijamin Su-27 masih bisa membela pertiwi dengan gagah berani.

Kini, 5 unit pesawat tempur Sukhoi Su-27 disiagakan pada Skuadron Udara 11 di Bandar Udara Hasanuddin Makassar.

Sukhoi Su-30 Flanker C

Pesawat Tempur Indonesia Sukhoi Su-30 Flanker CDidatangkan pada tahun 2003 sebanyak 2 unit dan pada tahun 2008 sebanyak 3 unit. Jika digabungkan Sukhoi Su-27 yang didatangkan pada waktu bersamaan, kita memliki satu skuadron lengkap pesawat tempur Sukhoi.

Namun disayangkan, Sukhoi Su-30 ini dibeli tanpa persenjataan. (Kalau anda kaget, berarti anda masih sehat. Hehe..). Semoga saja kini sudah ada senjatanya. Pesawat tempur Indonesia tanpa senjata hanya cocok jadi pesawat latih saja..

Pesawat ini juga bermarkas di Skuaron Udara 11 Makassar.

F-5 Tiger

Pesawat Tempur Indonesia F-5 TigerMacan Tua yang dimiliki oleh TNI AU ini mulanya ada 12 unit, tapi seiring dengan berjalannya waktu, usia yang sudah renta membuat 10 unit diantaranya sudah dipensiunkan. Kini, 2 unit yang tersisa juga tinggal menunggu waktu untuk masuk kedalam hanggar dan dilucuti persenjatannya.

Sebagai pesawat tempur supersonik generasi ketiga yang berasal dari era perang dingin, F-5 Tiger kita telah menjalani berbagai misi strategis, dan program peremajaan peralatan tempurnya. Namun ada kalanya Macan Tua harus beristirahat di sisa usianya yang sudah tidak muda.

2 Unit pesawat yang tersisa bergabung di Skuadron Udara 14 Lanud Iswahjudi.

Hawk Mk.53/Mk.109/209

Pesawat Hawk Mk.209Jika ketiga pesawat tempur indonesia sebelumnya adalah tipe pesawat Fighter, pesawat Hawk milik TNI AU ini adalah tipe Ground Attack alias penyerbu target yang ada di darat.

Sebanyak 20 Unit Hawk Mk.53 didatangakan pada tahun 1980, diikuti dengan 8 unik Hawk Mk.109 dan 32 unit Hawk Mk 209 pada tahun 1998. Menjadikan Hawk sebagai pesawat tempur Indonesia dengan jumlah terbanyak. Namun kini Hawk Mk.53 yang tersisa hanya 2 unit, setelah 8 unit hancur karena berbagai peristiwa kecelakaan, dan 6 unit dijual kembali pada produsennya, BAE Systems pada 1999.

Meskipun pesawat tempur Indonesia buatan Inggris ini hanya termasuk kedalam tipe pesawat tempur berbiaya rendah atau pesawat tempur ringan, namun dengan persenjataan yang baik tentu masih bisa dijadikan punggawa penjaga kedaulatan NKRI.

Hawk Mk.109/209 kini bermarkas di Skuadron Udara 1 “Elang Khatulistiwa” Bandara Supadio Pontianak dan Skuadron Udara 12 “Panther Hitam” Bandara Sultan Syarif Qasim II Pekanbaru. Sementara 2 unit Hawk Mk.53 yang tersisa bermarkas di Skuadron Udara 15 Bandara Iswahjudi Madiun.

Pesawat Tempur Indonesia Terbaru: F-16 Block 32+

24 F-16 block 32+ yang disebut-sebut akan tiba pada 2014 sejatinya adalah F-16 C/D block 25 surplus yang tidak dipakai jajaran AU AS. Lewat skema pendanaan yang telah disetujui pihak Indonesia-AS, kelengkapan dan kemampuan pesawat-pesawat ini selanjutnya akan di-upgrade terlebih dulu sebelum dikirim ke Indonesia. Di antara sederet kelengkapan teknis yang akan di-upgrade adalah radar, operational flight plan, peralatan navigasi, head-up display, pembidik sasaran malam, radar warning system dan kemampuan untuk membawa rudal jarak sedang untuk pertempuran beyond visual range.

Jumlah Pesawat Tempur Indonesia

Jika kita rangkum, maka jumlah pesawat tempur yang dimiliki oleh indonesia (Fighter dan Attack) adalah 10 Unit F16 A/B, 5 unit Su-27 SK/SKM, 5 unit Su-30 MK/MK2, 2 unit F-5, dan 42 unit Hawk Mk.53/109/209.

Total sebanyak 64 pesawat tempur yang terbagi dalam 6 skuadron tempur di seluruh Indonesia.

Nah, itu dia Armada Pesawat Tempur Indonesia Pelindung Nusantara yang akan membela panji-panji dirgantara kita. Jika anda bangga dengan armada udara kita, silahkan like dan share tulisan ini dengan rekan-rekan anda 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *