Manusia Purba Ternyata Juga Ada Di Indonesia Lho!

default-fallback-image

Manusia purba adalah nama yang sering diberikan oleh para peneliti pada manusia yang hidup pada masa yang jauh sebelum ditemukannya tulisan, pada masa puluhan ribu hingga jutaan tahun yang lalu. Manusia purba terkadang juga dikaitkan dengan teori evolusi milik Darwin yang masih diperdebatkan kebenarannya.

Menariknya, Indonesia juga memiliki banyak rekam jejak manusia purba, baik dalam bentuk fosil maupun artifak dan situs-situs bekas peradabannya. Tentu menarik, karena selama ini manusia purba lebih banyak ditemukan di afrika, timur tengah atau eropa saja. Penemuan di Indonesia menyiratkan bahwa Nusantara merupakan daerah populasi manusia yang penting sejak masa puluhan ribu tahun yang lampau.

Lantas apakah kita semua merupakan keturunan dari manusia purba? Well, Belum tentu juga. Karena secara genetis, manusia modern yang mendiami Indonesia sekarang (termasuk anda dan saya) justru baru datang ke Nusantara pada masa-masa setelah zaman es yang terakhir. Sehingga, kemungkinan anda adalah keturunan Meganthropus sangat kecil, hehe..

Gambar Evolusi Manusia

Berikut adalah beberapa fosil yang pernah ditemukan di Indonesia dan akhirnya mendunia:

Manusia Purba Meganthropus palaeojavanicus

Merupakan salah satu fosil arkeologi yang paling terkenal di kalangan pelajar karena namanya yang nyentrik :D. Fosil ini ditemukan di Sangiran pertama kali pada tahun 1941 oleh seorang ilmuwan berkebangsaan Jerman yang melakukan penelitian di Indonesia bernama Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald.

Yang paling mencolok dari fosil ini adalah ukurannya (sesuai namanya, Meganthropus) yang mencapai tinggi 2,44 meter! Bayangkan kalau orang indonesia setinggi itu semua, pemain basket NBA pasti nggak ada apa-apanya..

Manusia Purba Pithecanthropus erectus

Ditemukan pada tahun 1891, fosil ini merupakan salah satu fosil paling pertama yang ditemukan di tanah pertiwi. Ditemukan oleh paleo-antropologis berkebangsaan Belanda bernama Eugène Dubois. Kerangka manusia purba ini ditemukan bantaran sungai Bengawan Solo, tepatnya di daerah Trinil, Ngawi. Nama Pithecantropus sendiri berarti “Manusia Kera Yang Berjalan Tegak”. Usia fosil ini juga sangat tua, yakni diperkirakan antara 1,66 juta – 1,81 juta tahun. Bener-bener tuwir.

Manusia Purba Homo floresiensis

Gambar Manusia Purba Homo FloresiensisYang terakhir ini merupakan penemuan yang paling belakangan, dan juga usia fosilnya paling muda. Ditemukan pada tahun 2003 di gua Liang Bua, Flores. Fosil ini diperkirakan berusia sekitar 12.000 tahun. Kebalikan dari Meganthropus, Homo floresiensis merupakan fosil yang sangat mungil, hanya berukuran 1,06 meter saja.

Usianya yang masih relatif muda jika dibandingkan fosil lainnya membuat banyak peneliti asing tertarik mempelajari fosil dari flores ini. Banyak yang menganggap ini merupakan salah satu misteri arkeologi yang belum terkuak.

Nah, itu tadi adalah daftar manusia purba yang pernah ada di Indonesia. Tidak termasuk yang namanya ada marga “Purba”. hehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *