Gelas Ukur dan Erlenmeyer Apa Bedanya?

gelas-ukur-labu-erlenmeyer

Sebagai orang yang lumayan lama nongkrong di laboratorium kimia waktu kuliah dulu (gara-gara telat lulus), saya tentu familiar dengan berbagai macam gelas ukur, yang bermacam-macam jenis dan bentuknya itu.

Barusan ada salah seorang teman yang bertanya soal bedanya erlenmeyer dan gelas ukur. Jiwa sosial saya yang senang membantu pun terdorong untuk menjelaskan panjang lebar. Nah, sayang kan kalo ocehan saya tadi cuma ditujukan buat satu orang aja, makanya saya tulis aja sekalian disini. Right? Riiiggghhhtttt???

Baik. Langsung aja ke poin pertama.

Apa Itu Gelas Ukur

Simpelnya: Gelas ukur adalah peralatan laboratorium yang biasanya berbahan kaca yang digunakan untuk mengukur volume cairan. Karena fungsi utamanya adalah mengukur volume, maka gelas ukur biasanya berbentuk silinder, dengan garis-garis penanda volume di bagian luarnya.

Ini dia penampakan gelas ukur:

Gelas-Ukur-Bermacam-Ukuran
Gelas ukur dengan berbagai macam ukuran

Eits, sudah ada yang mau protes, kok nggak sama dengan yang ada di sekolahan saya? itu lho, yang bentuknya kayak kendi tuak cina. Hehe.. kalo yang itu namanya…

Labu Erlenmeyer

Ini nih yang sering salah sebut sebagai gelas ukur. Iya sih, Labu erlenmeyer juga ada pengukur volumenya, tapi tentu saja tidak seakurat gelas ukur. Karena, labu erlenmeyer biasanya dipakai untuk mencampur larutan. (Kayak yang sering ada di film-film, ilmuwan biasanya mencampur-campur larutan di erlenmeyer)

gelas-ukur-labu-erlenmeyer
Labu erlenmeyer, cantik juga lho kalo dijadikan vas bunga.

Ya kalo kepepet sih nggak apa-apa ngukur pake erlenmeyer, hehe..

Biasanya sih larutan diukur dulu di gelas ukur, kemudian dicampur (dan bisa juga disimpan) didalam labu erlenmeyer.

Tambahan Info

Mumpung saya masih belum ngantuk, sekalian aja saya bahas beberapa alat ukur laboratorium yang lain. Yang paling sering kita liat diantaranya:

Gelas Beaker

Gelas beaker dulu sering saya pakai buat minum kopi kalo lagi nggak ada gelas di lab. Alat laboratorium yang satu ini bentuknya sangat sederhana, silinder dengan sedikit corong dipinggirnya. Salah seorang teman saya malah menggunakan gelas beaker untuk menakar adonan kue. *tepok jidat*.

gelas-beaker-ukur
Bisa dipakai buat minum sirop..

Aslinya sih gelas beaker dipakai untuk mencampur, memanaskan dan mengaduk larutan. Seperti erlenmeyer, garis penanda volume di luar gelas ini tidak seakurat gelas ukur, melainkan hanya estimasi saja.

Labu Volumetrik

Berbeda dengan ketiga alat diatas, labu volumetrik memiliki satu karakteristik yang unik. Alat ini dikalibrasi khusus untuk satu ukuran volume saja. Kalau itu labu volumetrik 1 Liter, maka hanya ada satu garis penanda, yaitu penanda 1 Liter pada suhu ruangan.

labu-volumetrik
Dulu om jin pernah dikurung didalam sini..

Biasanya labu vlumetrik dipakai untuk menyimpan larutan yang akan dipakai untuk titrasi, atau larutan standar. Nah, sekarang sudah tau kan bedanya alat-alat laboratorium diatas?

Kalo artikel ini bermanfaat, tolong share ya, di-like, atau cuit di twitter. Kalo temen kalian ada yang baca dan jadi nambah ilmu, kan kalian dapat pahala, saya juga dapat 🙂 Dapat gelas ukur. Hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *